Kumpulan Informasi Loker dan Kuliah di Indonesia

Showing posts with label Desain Grafis. Show all posts
Showing posts with label Desain Grafis. Show all posts

Monday, July 3, 2017

Manfaat sketsa dalam desain grafis

12:38:00 PM Posted by Abdul Rohman No comments
Secara umum, konsep dalam tahap mengawali pembuatan karya desain dilakukan dengan membuat sketsa dari konsep yang akan ditampilkan. Sketsa bertujuan untuk menghasilkan sebanyak mungkin ide-ide awal sebuah desain.

Manfaat sketsa dalam desain grafis adalah sebagai berikut:
1. Bekerja lebih cepat
Bekerja menggunakan pensil dan kertas jauh lebih cepat dibanding dengan menggunakan mouse dan komputer. Dengan sketsa, bisa membuat banyak kemungkinan dan alternatif dalam waktu singkat

2. Pengembangan Ide
Dengan membuat sketsa, kemampuannya dalam mengeksplore ide-ide dan kemungkinan-kemungkinan baru dengan sangat cepat.

3. Menyimpan ide dan inspirasi
Sebagai desainer membiasakan diri untuk membawa pensil dan note book kemana-mana. Banyak ide-ide baru yang bisa dijumpai pada saat tidak sedang berada di depan komputer, namun akhirnya terlupakan karena tidak disimpan. Dengan sketsa, bisa menyimpannya dengan mudah.

4. Presentasi kepada klien
Untuk proyek desain yang rumit dan penuh dengan detail, terkadang waktu pengerjaannya bisa berhari-hari. Bayangkan jika harus mempresentasikan beberapa laternatif desain kepada klien. Disinilah peran sketsa muncul dalam memberi gambaran visual sebuah desain yang rumit.

5. Melarih kemampuan menggambar
Walaupun sebenarnya menjadi desainer grafis tidak harus bisa menggambar dengan bagus, tapi tetap saja kemampuan menggambar manual akan sangat membantu dalam pengerjaan setiap proyek desain.

6. Praktis dibawa-bawa
Peralatan sketsa seperti; pensil dan note book tentu saja praktis untuk dibawa kemana-mana

7. Mengetahui jenis desain yang akan dibuat
Dengan mensektsa terlebih dahulu desain yang akan dibuat, membuat seorang desainer grafis mampu membayangkan cara pengaturan objek-objek untuk sebuah desain sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi desain tersebut.

8. Mengetahui macam objek yang akan digunakan
Dapat mengetahui apa saja objek-objek grafis yang akan digunakan pada sebuah desain.

9. Memudahkan penentuan kesan dan gaya tampilan desain
Membuat sketsa terlebih dahulu mempermudah menentukan kesan dan gaya tampilan desain.

Demikian beberapa manfaat sketsa dalam desain grafis.

sumber: Ibnu Teguh Wibowo

Saturday, June 3, 2017

Perbedaan warna RGB dan CMYK dalam desain grafis

9:54:00 PM Posted by Abdul Rohman 2 comments
Mungkin Kita pernah mendengar warna RGB dan warna CMYK. Warna RGB biasanya tertera pada produk display elektronika seperti TV dan LCD, sedangkan warna CMYK tertera pada produk cetak, seperti printer.

Nah... dalam artikel ini, akan dibahas bagaimana perbedaan warna RGB dan CMYK secara desain keilmuan desain grafis.

Warna RGB adalah model warna additive yang bertujuan sebagai penginderaan dan presentasi gambar dalam tampilan visual pada peralatan elektronik seperti komputer, televisi dan fotografi. Warna RGB difungsikan untuk tampilan di monitor komputer, karena warna latar belakang komputer adalah hitam. Jadi, R adalah Red (merah), G adalah Green (hijau), dan B adalah Blue (biru) sebagai warna dasar difungsikan sebagai itensitas cahaya untuk mencerahkan warna latar belakang yang gelap (hitam).

Warna CMYK adalah warna yang dikenal dalam proses printing dan percetakan. CMYK terdiri dari C adalah Cyan, M adalah Magenta, Y adalah Yellow dan K adalah Black. Warna CMYK digunakan untuk tampil seimbang dengan latar belakang putih dari bahan cetak seperti kertas dan lain-lain.

Warna RGB lebih terang dan jelas, biasanya menghasilkan besar kapasitas file yang lebih kecil. Warna RGB sangat cocok untuk presentasi visual dalam tampilan monitor seperti desain halaman web. Ketika suatu karya desain dalam format RGB akan di print/cetak, maka warna RGB harus dikonversi terlebih dahulu ke dalam model warna CMYK. Hal ini, karena printer dan mesin percetakan hanya mengenal pewarnaan CMYK sebagai model warna dari kalibrasi di mesin cetak.

seringkali beberapa karya desain yang akan di cetak masih dalam format RGB dan ketika di konversi menjadi warna CMYK, warna biasanya akan berubah menjadi lebih redup dan tidak secerah warna yang tampil pada format/model RGB. Maka solusinya, desainser harus memastikan dulu desainnya tampil dengan warna yang diinginkan dalam format warna CMYK, karena yang keluar darin mesin cetak adalah warna dengan model CMYK.

Dalam beberapa software atau aplikasi desain grafis mengizinkan untuk bekerja dengan memilih antara model warna (RGB atau CMYK), sehingga yang akan Kita desain sesuai dengan produk tujuan (ditampilkan di monitor atau di cetak).

Demikian perbedaan warna RGB dan CMYK dalam lingkup desain grafis.
Semoga bermanfaat.

Sumber: Ibnu Teguh Wibowo

Wednesday, April 5, 2017

Pengertian Iklan

9:42:00 PM Posted by Abdul Rohman No comments
Dalam kesempatan ini saya akan membahas berbagai pengertian iklan, yang selama ini tidak asing lagi di telinga Kita, semua stasiun TV, media cetak tidak terlepas oleh iklan. Dimana iklan tersebut merupakan sumber income dalam perusahaan TV atau media cetak.

Iklan meruapakan media komunikasi grafis paling populer saat ini dan menjadi media pemasaran paling potensial bagi siapapun. Kata iklan memang relatif sama maknanya dengan reklame yang berasal dari bahasa latin, yaitu re clamo. re adalah berulang-ulang, sedangkan clamo yaitu berseru.

Iklan sendiri berasal dari bahasa inggris  yaitu: advertisement, sehingga di Indonesia dikenal dengan sebutan advertising atau periklanan.

Dibawah ini adalah beberapa definisi iklan yaitu sebagai berikut:

1. Iklan merupakan kekuatan yang menarik yang ditujukan kepada kelompok pembeli tertentu dan dilakukan oleh produsen atau penjual agar mempengaruhi penjualan barang untuk mendapatkan keuntungan

2. Iklan adalah tindakan-tindakan yang ditujukan untuk menarik perhatian umum atas suatu jenis barang atau jasa dengan cara membangkitkan keinginan calon pembeli untuk memiliki barang atau memakai jasa

3. Iklan adalah penyampaian informasi atau pesan lewat media-media secara sugestif untuk mengubah, menggerakan tingkah laku atau minat manyarakat untuk melakukan sesuatu yang bersifat positif.

Dari beberapa pengertian iklan tersebut diatas maka dapat disimpulkan bahwa maksud dan tujuan dari iklan adalah untuk menarik perhatian guna mempengaruhi orang.

Demikian beberapa pengertian tentang iklan.
Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Saturday, December 10, 2016

Manipulasi Teks Dengan Photoshop

10:04:00 AM Posted by Abdul Rohman , No comments
Photoshop merupakan aplikasi/program yang populer untuk mengolah gambar baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Selain mengolah gambar/foto, photoshop juga memiliki fitur atau fasilitas untuk mengolah text yang menarik, seperti efek text berapi, efek tulisan es dan lain-lain. Sering Kita jumpai media-media baik elektronik maupun cetak menampilkan efek tulisan/text yang menarik seperti; poster film, spanduk, brosur dan lain-lain.
Buku ini memberikan panduan yang mudah untuk membuat efek text dengan photoshop yang meliputi:
  • Pengoperasian atau pensettingan tool dan tab pengolahan text
  • Text dengan efek background
  • Text dengan efek menyerupai benda
  • Text dengan efek cahaya
  • Text dengan efek 3D, dan
  • Cara penambahan style dalam photoshop
Dalam penyajiaannya dilakukan metode step by step yang dilengkapi dengan gambar interaktif, sehingga pembaca akan lebih memahami dan mudah untuk mempraktikannya. Buku ini cocok bagi Anda yang hobi mengolah gambar/teks, siswa atau mahasiswa dalam pelajaran atau perkuliahan desain grafis, dan para desainer grafis.
Buku "Manipulasi Teks Dengan Photoshop" dengan penulis saya sendiri "Abdul Rohman" telah diterbitkan mulai tanggal 28 November 2016 dengan penerbit ELEX MEDIA COMPUTINDO Jakarta. Mudah-mudah bermanfaat dan terima kasih.

Friday, November 25, 2016

Prinsip Prinsip Desain Grafis

3:58:00 PM Posted by Abdul Rohman No comments
4 Prinsip Desain Grafis
Dalam membuat sebuah media baik cetak maupun non cetak harus mengetahui tentang prinsip -prinsip utama dalam mendesainnya, supaya media mudah dipahami dan dinikamati oleh khalayak atau pembaca, sehingga konten yang ingin disampaikan dapat tercapai. Maka dalam kesempatan ini saya ingin membahas bagaimana penerapan prinsip prinsip desain grafis.

Prinsip-prinsip desain grafis utama yang perlu diperhatikan terkait komunikasi visual dari karya atau media desain adalah sebagai berikut:
1. Ruang Kosong (White Space)
2. Kejelasan (Clarity)
3. Keserhanaan (Simplicity)
4. Emphasis (Point of Interest)
Ruang kosong diterapkan agar karya atau media tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah lembar kerja. Ruang kosong digunakan untuk memberikan kejelasan dalam pembacaan dan sekaligus memberikan kesan profesional dan sederhana. Sebagai contoh media cetak koran yang terdapat ruang kosong antara teks kolom satu dengan teks kolom berikutnya. Secara desain grafis, ini merupakan penerapan ruang kosong supaya pembaca tidak mudah lelah dan praktis.

Kejelasan dapat mempengaruhi penafsiran pembaca akan sebuah karya atau media tersebut mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu atau makna ganda. Dalam menampilkan gambar di sebuah media disarankan untuk memberikan keterangan gambar, contoh gambar yang berada pada sebuah buku dengan keterangan gambar dibawahnya.

Kesederhanaan dalam media menampilkan konten/isi tidak lebih dan tidak kurang atau tepat dan tidak berlebihan. Hal ini mendorong supaya penikmat untuk menatap lama atau tidak merasa jenuh dalam membacanya. Sebagai contoh penerapannya dalam menceritakan sebuah peristiwa, harus jelas dan tidak mengulang-ngulang kalimat.

Emphasis adalah pusat perhatian, memberikan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic. Sebagai contoh koran dalam tampilan halaman depan yang memberikan gambar berita ukuran besar yang dijadikan sebagai pusat perhatian dalam pemberitaan.

Dengan mengetahui ke-4 prinsip-prinsip tersebut diatas, Kita bisa memaksimalkan desain karya atau media sebelum diproduksi.

Demikian pembahasan tentang prinsip-prinsip desain grafis dan mudah-mudah bermanfaat.
Terima Kasih.

Friday, November 13, 2015

Perbedaan Iklan Sosial dan Iklan Komersial

1:06:00 PM Posted by Abdul Rohman No comments
Meskipun iklan banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga maupun perorangan tidak selamanya iklan bersifat komersil sehingga iklan dapat dibedakan menjadi dua sifat, yaitu sifat sosial dan sifat komersial.

Apakah Kita bisa membedakan mana yang iklan yang bersifat sosial dan iklan yang bersifar komesial ?

Iklan sosial dalam visual atau audio visual bertemakan sosial atau kemasysrakatan tanpa mempertimbangkan keuntungan secara materi, dan iklan ini biasanya memiliki tujuan untuk kebaikan-kebaikan kehidupan masyarakat. Iklan ini banyak dilakukan oleh lembaga non-profit, keagamaan, pemerintah, serta lembaga sosial. Contohnya iklan layanan masyarakat bahaya narkoba, AIDS, belajar masyarakat, demam berdarah, program KB dan sebagainya.

Iklan komersial, artinya reklame yang menawarkan produk atau jasa dengan mempertimbangkan untung ruginya. Dibeberpa perusahaan iklan dimasukan kedalam biaya produksi. Contohnya, iklan rokok, minuman, sabun mandi, kartu GSM, kartu CDMA dan sebagainya.


Terlepas dari hal tersebut, ada beberapa iklan yang menggabungkan antara iklan komersial dengan iklan sosial seperti; iklan rokok yang di pajang dijalan-jalan, komersialnya adalah menawarkan produknya dan sosialnya adalah memperingati bahayanya rokok bagi kesehatan. Yang jadi pernyataanya adalah seberapa besar pengaruh iklan komersial dan iklan sosial pada rokok terhadap masyarakat yang melihatnya. Apakah terpengaruh untuk beli rokoknya atau terpengaruh untuk menghindari rokok.

Thursday, November 12, 2015

Pengertian Iklan atau advertising

9:39:00 AM Posted by Abdul Rohman No comments
Kata iklan merupakan kata yang tidak asing lagi bagi Kita, hampir semua sekeliling Kita banyak iklan yang dipajang baik dijalan-jalan, di papan pengumuman atau mading, tembok-tembok bahkan dipohon-pohon. Dari beberapa media komunikasi grafis ada beberapa yang berkembang sangat baik dan dimanfaatkan oleh hampir semua perusahaan, institusi, lembaga maupun individu, baik bersifat komersil maupun sosial. Iklan merupakan media komunikasi grafis paling populer saat ini dan menjadi media pemasaran paling potensial bagi siapapun.

Dalam ilmu desain grafis, kata Iklan memang relatif sama maknanya dengan reklame yang berasal dari bahasa latin yaitu; re clamo. Re adalah berulang-ulang sedangkan clamo berarti berseru. Kata iklan sendiri berasal dalam bahasa Inggris yaitu advertisement, sehingga di Indonesia sangat populer istilah advertising atau periklanan.

Dibawah ini ada beberapa definisi Iklan, antara lai
  • Iklan merupakan kekuatan yang menarik yang ditunjukan kepada kelompok konsumen atau pembeli tertentu dan dilakukan oleh produsen atau penjual agar mempengaruhi penjualan barang untuk mendapatkan keuntungan tertentu.
  • Iklan adalah tindakan-tindakan yang ditujukan untuk menarik perhatian umum atas suatu jenis barang atau jasa dengan cara membangkitkan motifasi atau keinginan calon pembeli untuk memiliki barang atau memakai jasa tersebut.
  • Iklan adalah penyampaian pesan lewat media media secara sugesti untuk mengubah, mengerakkan tingkah laku atau minat masyarakat untuk melakukan sesuatu yang bersifat positif.


Dari beberapa definisi tersebut dapat Kita simpulkan bahwa maksud dan tujuan iklan adalah untuk menarik perhatian guna mempengaruhi orang lain.

Saturday, November 7, 2015

Macam Media Komunikasi Grafis

11:52:00 AM Posted by Abdul Rohman 2 comments
Macam Media Komunikasi Grafis

Media adalah sarana untuk menyampaikan pesan atau informasin kepada publik atau audien dengan menggunakan unsur-unsur komunikasi grafis seperti bentuk, teks atau gambar. Dalam kehidupan sekarang ini media komunikasi grafis sangat banyak jumlah dan jenisnya. Menurut pakar desain grafis yaitu Freddy Audiono Basuki, media komunikasi grafis secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 5 bentuk yaitu sebagai berikut:

  1. Media cetak (printed material), contohnya: poster, stiker, sampul buku, pembungkus, selipat (folder), leaflet, amplop, kop surat, tas belanja, katalog, iklan majalah, dan surat kabar.
  2. Media luar ruangan (outdoor), contohnya: spanduk, papan nama, umbul-umbul, neon box, neon sign, billboard, baliho, mobil boks.
  3. Media elektronik (eletronic), contohnya: radio, televisi, internet, film, program video, animasi dan cd interaktif
  4. Tempat pajang (display), contohnya; etalase, madding, desain gantung, point of purchase, floor stand
  5. Barang-barang kenangan (special offer), kaos, topi, payung, gelas, souvenir, sajadah, tas, dan sebagainya.


Dari setiap jenis media grafis memiliki karakteristik atau ciri sendiri sendiri, tergantung kepada tujuan penggunaan media tersebut.

Friday, November 6, 2015

Grafis Dalam Dunia Pendidikan

4:56:00 AM Posted by Abdul Rohman No comments
Pemanfaatan grafis dalam pendidikan ditujukan sebagai media yang dapat membantu efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan pembelajaran serta dapat meningkat motivasi belajar siswa. Grafis sebagai sebuah ilustrasi visual yang mampu memuat pesan-pesan pembelajaran yang dapat memberikan sejumlah stimulus atau rangsangan dengan kekuatan yang berbeda antara satu dengan lainnya.

Rangsangan melalui indera visual terbukti cukup efektif untuk membantu manusia dalam proses belajarnya. Menurut Francis M. Dwyer bahwa manusia belajar:
  1. 1% dilakukan dengan indera perasa
  2. 1,5% melalui sentuhan
  3. 3,5% melalui pencium
  4. 11% melalui pendengaran
  5. 83% melalui penglihatan

Dan Dwyer juga berpendapat manusia pada umumnya mengingat:
  1. 10% dari apa yang pernah dibaca
  2. 20% dari apa yang pernah didengar
  3. 30% dari apa yang pernah dilihat
  4. 50% dari apa yang pernah dilihat dan didengar
  5. 70% dari apa yang pernah diperbincangkan
  6. 90% dari apa yang pernah dilakakukan.


Sehingga Dwyer menyatakan bahwa penggunaan metode pengajaran dengan lebih banyak memanfaatkan indera penglihatan dan akan berpengaruh terhadap kemampuan untuk mengungkapkan kembali pada peserta didik.


Bagaimana dengan Kita, apakah masih menerapkan seperti ini ???

Thursday, November 5, 2015

Pengertian Desain Grafis

8:31:00 AM Posted by Abdul Rohman 6 comments
Menurut Freddy Adiono Basuki, Grafis yang dalam istilah bahasa inggris disebut Graphic diartikan sebagai goresan yang berupa titik-titik atau garis yang berhubungan dengan kegiatan cetak mencetak. Desain menurut Atisah Sipahelut, diartikan sebagai bentuk rumusan dan suatu proses pemikiran. Rumusaan atau proses pemikiran yang dituangkan dalam wujud bentuk atau gambar merupakan pengalihan gagasan konkrit siperancang kepada orang lain.

Desain Grafis dapat diartikan sebagai proses pemikiran untuk mengalihkan ide atau gagasan dalam wujud bentuk atau gambar. Dalam proses mendesain ini seorang desainer dapat mempergunakan peralatan manual seperti kuas atau dengan teknologi saat ini yaitu komputer. Desain grafis komputer dapat diartikan sebagai upaya untuk mengalihkan ide dan gagasan kepada orang lain dalam bentuk wujud bentuk atau gambar yang dibuat dengan menggunakan komputer bantuan teknologi komputer. 

Ada lagi yang dikatakan seni grafis yaitu sejenis karya seni murni yang umumnya memiliki dwimatra atau dua dimensi, merupakan hasil kerja diatas kerta, lempengan batu, logam, kayu, lembar atau kain sablon atau yang lain yang permukaannya terlebih dahulu seseorang telah mengungkapkan gagasan dan cita rasa seninya dalam bentuk goresan, cukilan, torehan, guratan, sapuan, dan sebagainya.

Dalam pengertian umum istilah grafis meliputi semua bidang visual yang dilaksanakan pada suatu permukaan dua dimensional sebagai lukisan, drawing, atau fotografi. Istilah Grafis tidak jauh berbeda dengan cetak mencetak. Dalam penerapannya meliputi semua karya desainer dalam bentuk orisinil apapun untuk direproduksi dengan berbagai proses.

Dalam dunia pendidikan, grafis merupakan media pendukung untuk proses pembelajaran. Istilah grafis seringkali dikaitkan dengan gambar dan dikategorikan sebagai bahan komunikasi visual. Penggunaan bahan-bahan visual seperti; gambar, foto, film, televisi, transparansi, bagan, diagram, ilustrasi teks, animasi, pembelajaran berbantuan komputer dan sebagainya untuk melengkapi dan penunjang pengajaran dikelas.